Menulis adalah skill yang bisa menjadi tambahan cuan dan membangun personal branding. Wordholic Class pun menyadari itu, makanya kami rajin menyelenggarakan kelas fiksi atau nonfiksi. Lalu bagaimana cara menjadi freelance writer fiksi dan nonfiksi?
7 Cara Menjadi Freelance Writer Fiksi dan Nonfiksi
- Menerbitkan buku fiksi atau nonfiksi
- Menjadi penulis blog yang dibayar
- Menjual jasa menulis fiksi di platform
- Menulis script untuk iklan
- Menulis ebook dan dijual di marketplace
- Menjadi content writer atau copywriter di website freelancer
- Menjadi ghostwriter
Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Menjadi Penulis Freelance?
Kamu sudah memahami tujuh cara menjadi penulis freelance, tetapi kamu juga memerlukan persiapan untuk menjadi penulis freelance baik fiksi dan nonfiksi. Berikut ini tahapannya.
Lihat yang kamu suka dan kuasai
Kak Reffi Dhinar, founder Wordholic Class adalah penulis yang memonetisasi skill menulisnya dari fiksi atau nonfiksi. Keduanya berjalan beriringan. Namun, tidak semuanya langsung dijalankan secara bersamaan.
Kamu perlu mulai cari tahu jenis tulisan seperti apa yang kamu suka sekaligus kuasai? Ini sangat penting apalagi jika kamu adalah penulis pemula. Bayangkan saja jika kamu tidak suka topiknya, nanti kamu pun akan mudah menyerah di tengah proses penulisan.
Selain menyukai topik, kamu juga perlu menguasai. Bukan berarti harus menang kompetisi atau dapat nilai sempurna di sebuah kelas menulis, kamu merasa mudah dalam mencari ide dan betah untuk mempelajari serta riset lebih lanjut saat dibutuhkan.
Fokuslah pada satu topik dulu mau itu nonfiksi atau fikis. Lakukan eksplorasi selama dua minggu. Mana yang membuatmu paling menikmati proses menulis dan riset? Secepat apa kamu menulis setelah hasil riset terkumpul? Ukur dengan jujur dan mulailah dari situ.
Jangan memulai dari hasrat untuk uang
Tahukah, kamu, kenapa kamu harus SUKA dengan kadar yang sangat BESAR untuk memulai proses monetisasi tulisan? Karena di awal ini kamu sebaiknya tidak mulai dari uang.
Ketika kamu sangat CINTA, kamu rela meluangkan waktu untuk bekerja keras karena menikmati proses membangun. Misalnya, kamu suka dengan blog dan content writing, maka kamu akan menekuni dunia SEO dan rutin update blog dengan tulisan baru tiap minggu. Kalau kamu suka fiksi, berarti kamu siap terus menulis di Wattpad, Quarterfull, hingga aplikasi lainnya agar bisa dibaca gratis.
Mulai masuk ekosistem dengan totalitas
Karena sudah paham dengan satu topik yang kamu pilih, saatnya kamu mencari ekosistem yang akan mendukungmu untuk berkarya. Carilah komunitas sesuai topik, misalnya komunitas blogger, freelance writer, atau penulis platform.
Saat ini, Facebook masih menjadi rumah untuk penulis fiksi platform contohnya Goodnovel dan Quarterfull. Kamu suka menulis artikel? Gabung saja di grup Warung Blogger. Facebook masih memiliki grup-grup komunitas aktif yang membuatmu bisa berinteraksi dengan sesama penulis.
Baca karya orang lain, tambah teman sesama penulis, dan ikuti semua akun penerbit atau media yang sering menyelenggarakan acara literasi.Jangan setengah-setengah, ‘nyebur’ semuanya meski online.
Tambah kuantitas, poles kualitas, ikuti challenge
Cara menjadi freelance writer paling ampuh untuk pemula mengikuti tiga teori ini.
- Tambah kuantitas tulisan
- Poles kualitas
- Ikuti challenge menulis sesuai minat atau kebutuhan
Kuantitas tulisan ini jadi hukum wajib. Tulis lalu publikasikan tulisanmu agar bisa dibaca banyak orang. Menambah kuantitas itu harus bisa dibaca oleh pembaca umum bukan hanya dirimu sendiri. Kamu harus mulai dengan menulis di blog atau platform semacam Substack, Kompasiana, dan Medium.
Medsos bisa menjadi latihan copywriting untuk memamerkan tulisan-tulisan panjangmu. Minimal mulailah dari menulis 300 kata untuk bab fiksi atau satu artikel lalu mulai tambah sesuai dengan kapasitas.
Poles kualitas dengan membaca buku linguistik atau tata bahasa sehingga kamu bisa memperbaiki penulisan imbuhan serta tanda baca. Kamu juga bisa mengikuti kelas-kelas menulis untuk merapikan kemampuan teknis, tetapi ini harus sambil terus menambah volume tulisan. Setelah paham teknis, kamu bisa memeriksa tulisan lama untuk diperbaiki.
Ikuti challenge. Misalnya, kamu mengikuti kompetisi menulis artikel atau blog. Jika kamu penulis fiksi, berarti pilihanmu adalah mengikuti kompetisi cerpen, puisi, novelet, flash fiction, dan novel. Lihat dan amati track record penyelenggara. Kalau kamu ragu, bisa jadikan topik pertanyaan di komunitas menulis yang kamu ikuti agar dapat informasi.
Kompetisi menulis mudah kita temukan di Instagram. Kamu bisa mengikuti akun IDN Times untuk artikel dan mencoba menembus media tersebut. Ikuti juga semua akun penerbit mayor di Indonesia dan lihat penerbit apa yang diikuti kawan penulismu karena banyak juga akun literasi atau penerbit indie yang berkualitas untuk menjadi penyelenggara lomba.
Kesimpulan
Cara menjadi penulis freelance writer fiksi dan nonfiksi itu ada banyak jalannya, tetapi kamu harus mulai untuk belajar menata fondasinya terlebih dahulu. Mana yang ingin kamu kerjakan lebih dulu? Mau fiksi atau nonfiksi bisa saja berjalan bersamaan asalkan kamu mulai dari fokus satu topik terlebih dahulu. (Baca Juga: Manajemen Waktu Penulis Freelance)

0 Komentar