Banyak orang berpikir bahwa untuk menghasilkan uang dari
menulis, kita harus menunggu sampai menjadi penulis terkenal sekelas J.K.
Rowling atau Andrea Hirata. Padahal, di era digital saat ini, pintu peluang
terbuka sangat lebar bagi siapa saja, bahkan bagi pemula yang baru ingin
memulai.
Menjadi penulis bukan berarti kamu harus memilih satu jalur
saja. Kamu bisa menjadi penulis multi-passion yang menyeimbangkan antara
idealisme dan kebutuhan finansial.
Mengapa Perlu Melirik Jalur Nonfiksi?
Minat seseorang pasti berbeda-beda. Kamu juga bisa saja
mendapat cuan dari menulis fiksi seperti menghasilkan cerita bersambung yang
diatur berbayar di platform fiksi atau jual ebook fiksi, tetapi proses menulis
fiksi itu butuh kerumitan lebih tinggi dari nonfiksi.
Kamu harus melakukan riset tokoh mendetail, setting, dan
juga memikirkan plot. Kemudian, kamu juga harus mulai promosi.
Jalur nonfiksi juga tidak seperti sulap yang mendatangkan
cuan, tetapi prosesnya tidak sekompleks menulis fiksi. Kamu bisa melakukan
proses tulis ulang atau kurasi konten ketika hendak menulis artikel. Selama
lolos website plagiasi, tentu tulisanmu menjadi unik.
(Baca Juga: 4 Tips Menghindari Plagiarisme dalam Tulisan)
Fiksi Butuh Kreativitas dalam Branding
Kamu sudah mencoba untuk menulis artikel untuk website dan
konten medsos, tetapi tidak merasa cocok? Fokuslah saja di fiksi. Namun, kamu
juga harus tahu jika fiksi ini membutuhkan komitmen lebih besar dari nonfiksi.
Ketika kamu menulis nonfiksi seperti artikel, kamu bisa
menulis ulang dengan gaya bahasa baru dari beberapa konten lain yang kamu
riset. Tentu ini haram dalam menulis fiksi. Terinspirasi itu tidak masalah,
tetapi kamu harus membuat adegan dan pengembangan karakter murni dari idemu
sendiri.
Agar mendapat cuan dari menulis fiksi, kamu bisa menulis di
platform seperti Cabaca, Wattpad Premium, KBM Ads, Goodnovel dan platform
lainnya. Namun, kamu wajib melihat tren cerita di tiap platform. Kamu juga
harus rajin membuat promosi di medsos agar mulai dilirik pembaca hingga datang
ke konten yang sudah kamu monetisasi.
4 Jalur Menghasilkan Uang dari Menulis
Berikut adalah panduan lengkap berbagai jalur yang bisa kamu
tempuh untuk mulai menghasilkan pendapatan dari dunia kepenulisan.
Mulai dari Nonfiksi
Menulis nonfiksi seringkali menjadi pilihan utama bagi
mereka yang ingin mendapatkan penghasilan dalam waktu yang lebih cepat daripada
fiksi. Berikut ini pilihan yang bisa kamu coba.
- Content
Writer & Copywriter: Kamu bisa melayani klien untuk kebutuhan
artikel blog atau materi promosi. Fokusnya adalah memberikan solusi dan
nilai bagi pembaca atau calon pembeli.
- Ghost
Writer: Jalur ini memungkinkan kamu untuk menuliskan ide atau kisah
hidup orang lain menjadi sebuah buku utuh. Meskipun namamu mungkin tidak
tercantum, bayaran yang diterima biasanya cukup besar.
- Script
Video: Tidak semua kreator video pendek di medsos dan Youtube bisa
menyusun storyboard yang menarik meskipun mereka jago mengedit
video. Di sini, kamu bisa menjadi penulis alurnya.
Menulis Fiksi
Fiksi adalah sesuatu yang memenuhi jiwa. Meski prosesnya
lebih lama dan tidak selalu mendatangkan uang secara instan, fiksi memberikan
kepuasan idealisme yang membuat pikiran tetap jernih. Agar karya fiksimu layak
jual dan diminati penerbit, hindari tiga kesalahan fatal ini:
- Tokoh
Pendamping Tanpa Fungsi: Jangan ciptakan karakter sampingan hanya
sebagai pajangan yang tidak punya peran pada plot atau perkembangan
karakter utama.
- Mengabaikan
Prinsip Kausalitas: Alur cerita harus memiliki hubungan sebab-akibat
yang jelas. Jangan mendadak mengubah sifat tokoh tanpa alasan yang masuk
akal.
- Setting
Hanya Tempelan: Jangan hanya menyebutkan nama tempat tanpa deskripsi
yang membangun keterikatan emosi. Pembaca harus bisa merasakan suasana,
suhu, hingga kesan lokal tempat tersebut.
- Gunakan Premis Unik: Meskipun kamu menggunakan plot cinta segitiga misalnya, berikan keunikan yang segar. Bisa saja tokoh utamanya adalah seorang peramal tarot atau punya luka trauma mental yang berat. Plot sesuai tren tidak masalah asal kamu bisa meramu keunikan.
Bagi pemula, mulailah dengan menyusun premis yang kuat
(tokoh + tujuan + hambatan + usaha). Contohnya seperti Katniss Everdeen dalam Hunger
Games yang harus memenangkan permainan maut demi melindungi keluarganya. (Baca Juga: Merancang Kreativitas Fiksi Lewat Flash Fiction)
Kalau kamu sudah memutuskan untuk menulis fiksi di platform, kamu juga harus mulai belajar cara promosi di medsos atau komunitas.
Jual Produk Digital
Memang kalau dari menulis, kamu masih pemula, tetapi bisa
jadi kamu adalah seorang ahli di profesi tertentu atau punya pengalaman menarik
ketika menekuni sebuah hobi. Ini bisa kamu jadikan produk digital, lho.
Contohnya, kamu bekerja di bidang HRD dan punya pengalaman
beberapa tahun d kantor. Tuliskan saja pengalamanmu dalam merekrut karyawan
baru dan tips agar pekerja baru mudah dilirik perusahaan. Produk yang kamu buat
bisa beruba ebook atau online course. Menulis produk digital dari
pengalaman atau keahlian tentu akan lebih mudah prosesnya.
Kreator Medsos
Agar peluang-peluang di atas datang kepadamu, kamu perlu
menunjukkan "siapa dirimu" di media sosial atau blog. Namun, ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun personal branding:
- Jangan
Fokus Hanya pada Konten Viral: Konten viral memang menarik, tetapi
jika tidak sesuai dengan nilai dirimu, itu akan menjadi bumerang. Sesuaikan value dengan action.
- Hindari
Oversharing: Kamu boleh menceritakan kegagalan masa lalu selama
relevan dengan bidang menulis. Namun, jangan membagikan hal yang
terlalu pribadi seperti kisah cinta atau ibadah secara berlebihan. Itu
tidak elegan.
- Jadilah
Autentik: Kenali nilai dan kepribadianmu, apakah humoris atau serius.
Orang lebih menyukai kisah yang manusiawi dan jujur daripada yang terlihat
serba sempurna.
Kesimpulan
Menghasilkan uang dari menulis adalah sebuah
perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi. Kamu tidak perlu menulis
setiap hari jika memang tidak sempat. Cukup menulislah dua kali seminggu asalkan rutin
dilakukan selama minimal 6 bulan. Mulailah dari apa yang paling kamu sukai dan teruslah bereksplorasi.

0 Comments