4 Jalur Menghasilkan Uang dari Menulis untuk Pemula

 

4 jalur menghasilkan uang dari menulis


 


Banyak orang berpikir bahwa untuk menghasilkan uang dari menulis, kita harus menunggu sampai menjadi penulis terkenal sekelas J.K. Rowling atau Andrea Hirata. Padahal, di era digital saat ini, pintu peluang terbuka sangat lebar bagi siapa saja, bahkan bagi pemula yang baru ingin memulai.

Menjadi penulis bukan berarti kamu harus memilih satu jalur saja. Kamu bisa menjadi penulis multi-passion yang menyeimbangkan antara idealisme dan kebutuhan finansial. 

 

Mengapa Perlu Melirik Jalur Nonfiksi?

Minat seseorang pasti berbeda-beda. Kamu juga bisa saja mendapat cuan dari menulis fiksi seperti menghasilkan cerita bersambung yang diatur berbayar di platform fiksi atau jual ebook fiksi, tetapi proses menulis fiksi itu butuh kerumitan lebih tinggi dari nonfiksi.

Kamu harus melakukan riset tokoh mendetail, setting, dan juga memikirkan plot. Kemudian, kamu juga harus mulai promosi.

Jalur nonfiksi juga tidak seperti sulap yang mendatangkan cuan, tetapi prosesnya tidak sekompleks menulis fiksi. Kamu bisa melakukan proses tulis ulang atau kurasi konten ketika hendak menulis artikel. Selama lolos website plagiasi, tentu tulisanmu menjadi unik. 

(Baca Juga: 4 Tips Menghindari Plagiarisme dalam Tulisan)

Fiksi Butuh Kreativitas dalam Branding

Kamu sudah mencoba untuk menulis artikel untuk website dan konten medsos, tetapi tidak merasa cocok? Fokuslah saja di fiksi. Namun, kamu juga harus tahu jika fiksi ini membutuhkan komitmen lebih besar dari nonfiksi.

Ketika kamu menulis nonfiksi seperti artikel, kamu bisa menulis ulang dengan gaya bahasa baru dari beberapa konten lain yang kamu riset. Tentu ini haram dalam menulis fiksi. Terinspirasi itu tidak masalah, tetapi kamu harus membuat adegan dan pengembangan karakter murni dari idemu sendiri.

Agar mendapat cuan dari menulis fiksi, kamu bisa menulis di platform seperti Cabaca, Wattpad Premium, KBM Ads, Goodnovel dan platform lainnya. Namun, kamu wajib melihat tren cerita di tiap platform. Kamu juga harus rajin membuat promosi di medsos agar mulai dilirik pembaca hingga datang ke konten yang sudah kamu monetisasi.

 

4 Jalur Menghasilkan Uang dari Menulis

Berikut adalah panduan lengkap berbagai jalur yang bisa kamu tempuh untuk mulai menghasilkan pendapatan dari dunia kepenulisan. 

 

Mulai dari Nonfiksi

Menulis nonfiksi seringkali menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan dalam waktu yang lebih cepat daripada fiksi. Berikut ini pilihan yang bisa kamu coba.

  • Content Writer & Copywriter: Kamu bisa melayani klien untuk kebutuhan artikel blog atau materi promosi. Fokusnya adalah memberikan solusi dan nilai bagi pembaca atau calon pembeli.
  • Ghost Writer: Jalur ini memungkinkan kamu untuk menuliskan ide atau kisah hidup orang lain menjadi sebuah buku utuh. Meskipun namamu mungkin tidak tercantum, bayaran yang diterima biasanya cukup besar.
  • Script Video: Tidak semua kreator video pendek di medsos dan Youtube bisa menyusun storyboard yang menarik meskipun mereka jago mengedit video. Di sini, kamu bisa menjadi penulis alurnya.

Menulis Fiksi

Fiksi adalah sesuatu yang memenuhi jiwa. Meski prosesnya lebih lama dan tidak selalu mendatangkan uang secara instan, fiksi memberikan kepuasan idealisme yang membuat pikiran tetap jernih. Agar karya fiksimu layak jual dan diminati penerbit, hindari tiga kesalahan fatal ini:

  • Tokoh Pendamping Tanpa Fungsi: Jangan ciptakan karakter sampingan hanya sebagai pajangan yang tidak punya peran pada plot atau perkembangan karakter utama.
  • Mengabaikan Prinsip Kausalitas: Alur cerita harus memiliki hubungan sebab-akibat yang jelas. Jangan mendadak mengubah sifat tokoh tanpa alasan yang masuk akal.
  • Setting Hanya Tempelan: Jangan hanya menyebutkan nama tempat tanpa deskripsi yang membangun keterikatan emosi. Pembaca harus bisa merasakan suasana, suhu, hingga kesan lokal tempat tersebut.
  • Gunakan Premis Unik: Meskipun kamu menggunakan plot cinta segitiga misalnya, berikan keunikan yang segar. Bisa saja tokoh utamanya adalah seorang peramal tarot atau punya luka trauma mental yang berat. Plot sesuai tren tidak masalah asal kamu bisa meramu keunikan.

Bagi pemula, mulailah dengan menyusun premis yang kuat (tokoh + tujuan + hambatan + usaha). Contohnya seperti Katniss Everdeen dalam Hunger Games yang harus memenangkan permainan maut demi melindungi keluarganya. (Baca Juga: Merancang Kreativitas Fiksi Lewat Flash Fiction)

Kalau kamu sudah memutuskan untuk menulis fiksi di platform, kamu juga harus mulai belajar cara promosi di medsos atau komunitas.  


Jual Produk Digital

Memang kalau dari menulis, kamu masih pemula, tetapi bisa jadi kamu adalah seorang ahli di profesi tertentu atau punya pengalaman menarik ketika menekuni sebuah hobi. Ini bisa kamu jadikan produk digital, lho.

Contohnya, kamu bekerja di bidang HRD dan punya pengalaman beberapa tahun d kantor. Tuliskan saja pengalamanmu dalam merekrut karyawan baru dan tips agar pekerja baru mudah dilirik perusahaan. Produk yang kamu buat bisa beruba ebook atau online course. Menulis  produk digital dari pengalaman atau keahlian tentu akan lebih mudah prosesnya.


Kreator Medsos

Agar peluang-peluang di atas datang kepadamu, kamu perlu menunjukkan "siapa dirimu" di media sosial atau blog. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun personal branding:

  • Jangan Fokus Hanya pada Konten Viral: Konten viral memang menarik, tetapi jika tidak sesuai dengan nilai dirimu, itu akan menjadi bumerang. Sesuaikan value dengan action.
  • Hindari Oversharing: Kamu boleh menceritakan kegagalan masa lalu selama relevan dengan bidang menulis. Namun, jangan membagikan hal yang terlalu pribadi seperti kisah cinta atau ibadah secara berlebihan. Itu tidak elegan.
  • Jadilah Autentik: Kenali nilai dan kepribadianmu, apakah humoris atau serius. Orang lebih menyukai kisah yang manusiawi dan jujur daripada yang terlihat serba sempurna.

 

Kesimpulan

Menghasilkan uang dari menulis adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi. Kamu tidak perlu menulis setiap hari jika memang tidak sempat. Cukup menulislah dua kali seminggu asalkan rutin dilakukan selama minimal 6 bulan. Mulailah dari apa yang paling kamu sukai dan teruslah bereksplorasi.

 


0 Comments